Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

KStars aplikasi edukasi ilmu astronomi

in Software on March 22, 2015

KStars merupakan program yang sangat bagus di Linux, tidak hanya untuk pendidikan, tapi juga
untuk pemerintahan, keagaman, dan masyarakat luas. KStars disebut juga Desktop Planetarium,
artinya alat untuk mengamati benda-benda di langit atau planet-planet, dalam bentuk program di
komputer desktop. Kita dapat menentukan dengan tepat letak sebuah planet atau bintang, jam
berapa bintang itu terbit dan tenggelam dilihat dari bumi, dan sebagainya.
Kstars membuat simulasi antariksa di waktu malam yang berisi banyak bintang, konstelasi,
kumpulan atau kluster bintang, nebula, galaksi, semua planet, matahari, bulan, komet, dan
asteroid. Kita dapat melihat angkasa dari mana saja di muka bumi dan di waktu kapan pun.
Sebagai bahan praktek kita akan coba menentukan kapan awal bulan Ramadhan tiba apakah 1
Ramadhan 1431 H itu bertepatan
dengan 12 Agustus 2010 ?
Kita akan coba mempraktekannya
dengan langkah-langkah sebagai
berikut :
• Jalankan KStars dengan
mengklik Aplikasi >> Sains
>> KStars
• Tentukan lokasi acuan, misal
Jakarta Indonesia. Setting >>
Geographic (Ctrl + G) lalu
tentukan lokasi kita seperti
pada gambar 14
• Masukan waktu yang akan kita
tela’ah. Time >> Set Time
Gambar 14
1 Materi Kstars diambil dari blog pak Rusmanto Maryanto dan sudah diterbitkan di InfoLinux Edisi 09/2009
http://ruslinux.blogspot.com/2007/10/menentukan-1-syawal-dengan-linux.html dan
http://ruslinux.blogspot.com/2009/08/idul-fitri-1430h-jatuh-pada-20.html
(Ctrl + S) Cari posisi matahari pada hari dan jam di atas. Klik
Pointing >> Find Object (Ctrl + F) tulis sun lalu klik Ok
seperti gambar 16
• Klik kanan pada sun atau matahari. Ternyata matahari pada
saat itu akan terbenam (Rise time) pada pukul 17.55
seperti gambar 17
• Kita mencari bulan (Moon) dengan cara yang sama ketika
mencari matahari, Pointing >> Find Object, lalu ketikkan
moon. Ternyata bulan pada saat itu telah jauh di atas ufuk
atau horison. Bulan baru akan tenggelam pukul 19.04.
Dengan pemahaman bahwa awal bulan artinya bulan
“kelihatan” (berada di atas ufuk) pada saat matahari
terbenam, maka hari esoknya (12 Agustus 2010) sudah
pasti bulan Ramadhan, karena ketinggian bulan telah
mencapai sekitar 15 derajat.
Sampai disini kita belum tahu pasti kapankah 1 Ramadhan 1431 itu terjadi, langkah
selanjutnya lakukan hal yang sama untuk tanggal sebelumnya yaitu ke waktu 10 Agustus
2010
• Kesimpulan untuk tanggal 10 Agustus 2010 ini adalah seperti pada gambar 19

Berdasarkan metode wujudul hilal tanggal 11 Agustus 2010 sudah masuk ke tanggal 1
Ramadhan 1431 karena bulan telah berada di atas ufuk (horizon) saat matahari terbenam, tanpa
menentukan minimal ketinggian bulan.
Sedangkan menurut metode imkanur rukyat 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 12 Agustus 2010
karena bulan telah berada di atas ufuk saat matahari terbenam, dengan ketinggian bulan minimal
antara 2 hingga 8 derajad (lihat gambar 19 ketinggian bulan hanya 1 derajad) bandingkan dengan
gambar 20.
Jadi, keteraturan yang luar biasa atas kehendak Tuhan Sang Pencipta alam semesta itu
menjadikan manusia dapat menentukan kapan 1 Ramadhan ataupun 1 Syawal dengan tepat.
Kalau pun terjadi perbedaan orang menetapkan 1 Ramadhan, bukan karena perbedaan edar
matahari, bumi, dan bulan, tapi karena perbedaan kriteria dan acuan dalam menentukan bulan
sabit (hilal). Para ahli falak melakukan penentuan 1 Ramadhan melalui Rukyatul-Hilal atau
melihat bulan sabit.

Categories: Software