Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

LLC (Logical Link Control)

in Jaringan komputer on April 22, 2015

LLC (Logical Link Control)
Image result for LLC (Logical Link Control)

Bertugas:
1. Framing
Mengelompokkan bit-bit physical layer menjadi bentuk frame
• Transmisi data pada Physical layer adalah menggerakkan/ memindahkan bit-bit dalam bentuk sinyal dari sumber ke tujuan.
• Datalink layer perlu mengepak bit-bit menjadi frameframe yang dapat dibedakan satu dengan yang lainnya.
• Framing dalam datalink layer bertujuan memecah pesan dari suatu sumber ke suatu tujuan untuk dikirimkan secara terpisah-pisah, dengan menambahkan alamat pengirim dan alamat tujuan
• Meskipun keseluruhan pesan dapat saja di-pak ke dalam satu frame, namun ini normalnya tidak dilakukan, karena akan menyebabkan ukuran frame terlalu besar dan tidak efisien dalam melakukan pengaturan dan kontrol aliran.
Metode Framing
1. Fixed-size framing (ukuran frame tetap)
Lebih mudah dan sederhana.
2. Variable-size framing (ukuran frame bervariasi)
Lebih rumit, membutuhkan suatu cara untuk menentukan
ujung atau akhir dari sebuah frame dan awal dari frame
yang berikutnya, ada dua pendekatan:
a. Character-oriented
Byte stuffing (proses penambahan byte ekstra untuk framing) dilakukan setiap kali ada flag atau karakter escape dalam data.
b. Bit-oriented
Setiap frame diberikan nomor sehingga dapat diurutkan
dan direkonstruksi di sisi penerima/tujuan
Bit stuffing (proses penambahan bit 0 ekstra untuk framing) dilakukan setiap kali lima bit 1 berturut-turut mengikuti 0 dalam data.
2. Flow control
Mengatur kecepatan aliran data antar node
Flow control dilakukan dengan menerapkan prosedur
membatasi jumlah data yang dapat dikirim, dan
menunggu sampai mendapat konfirmasi dari tujuan.
• Flow control mengatasi permasalahan perbedaan
kecepatan antara sumber dan penerima dalam
memproses data
• Tujuan akan memberikan jawaban OK yaitu ACK
(positive acknowledgement) apabila data sudah
diterima baik dan siap untuk menerima data
selanjutnya.
3. Error control
yaitu membuat mekanisme pendeteksian error pada data dan melakukan koreksi jika memungkinkan
LLC menangani acknowledgement, yaitu memberikan jawaban OK apabila data sudah diterima baik (positive acknowledgement), atau Not OK jika data tidak diterima baik (negative acknowledgement) sehingga data harus dikirim ulang.
Error control dilakukan dengan menerapkan prosedur
penambahan pendeteksi error oleh sumber yang kemudian
dicek di sisi tujuan.
• Tujuan dapat mengirim NAK (negative acknowledgement) jika ternyata pada hasil pengecekan
mendeteksi error dan tidak bisa diperbaiki, untuk kemudian sumber akan mengirim ulang.
• Selain itu terdapat mekanisme ARQ (Automatic Repeat Request), yaitu sumber menghitung timeout untuk menerima acknowledge, jika sampai waktu yang ditentukan acknowledge tidak datang maka dilakukan pengiriman ulang. Diagram Aliran dengan NAK
Metode Error Detection
Salah satunya adalah dengan menambahkan beberapa bit CRC (Cyclic Redundancy Check).
• Mengandalkan operasi XOR
• Sumber dan tujuan saling mengetahui dan menyepakati metode CRC yang digunakan
• Sumber menghitung bit CRC yang harus ditambahkan ke data yang dikirim
• Tujuan menerima data dan menghitung ulang tambahan bit CRC terhadap data yang diterima
• Jika hasil perhitungan 0 maka berarti data benar/valid Jenis CRC yang sering dipakai CRC-12, CRC-16, CRC-32, CRC-CCITT

Categories: Jaringan komputer