Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tips Filter Informasi Berita Hoax

in Uncategorized on February 26, 2019

Teman-teman di era informasi yang sangat cepat saat ini kita harus cerdas dalam mengambil informasi baik dari media sosial, Televisi dan media lainya.

akhir-akhir ini kita ketahui banyak beredar berita hoax, teruatama dimedia sosial, sudah seyogyanya kita harus cermat dalam share postingan baik berupa artikel, gambar, ataupun video. karena semuanya akan dipertanggung jawabkan.

Berikut adalah Tips Filter Berita Hoax:

1. Tabayyun (Cek fakta)

           Teman-teman harus mencari kebenaran pada setiap informasi yang didapat, yaitu dengan mencari tahu sumbernya darimana dan dari siapa, jangan sampai kita menyesal, harus cermat juga dalam membandingkan informasi yang berupa fakta beserta data yang valid dengan opini tertentu yang biasanya bersifat subjektif.

2. Jangan Terpancing dengan Judul Provokatif

Berita hoax seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif, misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu. Isinya pun bisa diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax.

Oleh karenanya, apabila menjumpai berita denga judul provokatif, sebaiknya Anda mencari referensi berupa berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Dengan demikian, setidaknya Anda sebabagi pembaca bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

3. Cermati alamat situs

Untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link, cermatilah alamat URL situs dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi -misalnya menggunakan domain blog, maka informasinya bisa dibilang meragukan.

Menurut catatan Dewan Pers, di Indonesia terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita.

Dari jumlah tersebut, yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi tak sampai 300. Artinya terdapat setidaknya puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang mesti diwaspadai.

4. Cek Keaslian Foto

Di era teknologi digital saat ini , bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca.

 

Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dengan memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet sehingga bisa dibandingkan.

sumber: http://zonasultra.com/ini-cara-mengatasi-berita-hoax-di-dunia-maya.html