Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Penyebab dan Mengatasi Komputer atau Laptop Mati Saat Booting

in Komputer on May 8, 2020

Kamu menghadapi masalah komputer tidak bisa nyala atau gagal booting, Ada beberapa faktor penyabab yang mengakibatkan komputer dan laptop gagal booting. penyebab bisa terjadi hardware ataupun software pada sistem operasi. berikut adalah penyebab komputer gagal booting:

  • Sistem operasi crash ketika automatic repair pada saat komputer akan dinyalakan
  • Sistem Operasi terkena infeksi virus mengakibatkan ada system yang terinfeksi
  • Ram bermasalah karena pemakaian atau karena kotor
  • Harddisk Bermasalah karena bad sector atau masalah lainya

Berikut adalah beberapa Tips mengatasi masalah komputer tidak hidup karena automatic repair atau gagal booting.

Dengan Cara Melakukan Sistem Restore pada Windows

Sistem restore, adalah sebuah fitur Windows, yang memungkinkan kita bisa mengembalikan semua perubahan pada sistem. sama halnya pada factory reset pada handphone kamu.

Cara ini bisa dibilang sangat sangat efektif. Karena semua kerusakan yang ada, bisa kita kembalikan sampai sistem jadi normal lagi.

Untuk caranya sendiri nggak susah.

  1. Nyalakan Komputer Anda
  2. Sesudah melewati layar BIOS
  3. Tekan tombol F8 berulang-ulang
  4. Maka nanti akan muncul opsi Boot.

Pada menu tersebut pilih Repair Your Computer > Cari dan buka Sistem Restore > Setelah itu tinggal pulihkan deh disana.

Dengan Cara masuk Ke safemode dan Restore Komputer

Safe Mode, adalah sebuah fitur dimana kita bisa memasuki Windows, tanpa terdapat Software atau Driver tambahan yang berjalan (Versi basic istilahnya).

Karena berbeda dengan Windows yang biasa, biasanya Safe Mode ini masih bisa kita buka, sekalipun Koomputer atau Laptop sedang mengalami gagal booting.

Untuk caranya mirip dengan sebelumnya.

  1. Nyalakan Komputer
  2. Tekan tombol F8 berulang-ulang
  3. Pada opsi boot > Pilih Safe Mode.

Sudah selesai? Belum dong. Tekan tombol Windows + R > Ketik CMD > Masukkan perintah %systemroot%system32restorerstrui.exe > Lalu klik Enter.

Nanti akan muncul aplikasi Windows System Restore

  1. Kik pada Restore My Computer to an Earlier Time
  2. Klik Next
  3. Maka akan tampil kalender untuk melihat kondisi ketika sistem sedang berada dalam kondisi normal.

Dengan Cara Melakukan Pengecekan pada RAM

Rusaknya RAM juga bisa mengkibatkan booting tidak bisa berjalan dengan baik. Biasanya RAM yang bermasalah akan menyebabkan layar tidak menampilkan apapun, hanya hitam. Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk mengatasinya:

  • Matikan komputer, cabut semua kabel dari aliran listrik
  • Buka CPU (Baca Juga: Fungsi Kabel HDMI)
  • Periksa dudukan RAM apakah RAM sudah terpasang dengan benar.
  • Jika pemasangannya sudah baik, coba lepas RAM lalu bersihkan pin-pin berwarna tembaga pada RAM. Caranya dengan menggosoknya dengan penghapus untuk pinsil. Setelah itu coba pasang kembali dengan benar, dan hidupkan komputer. (Baca Juga: Perbedaan RAM Dan ROM)
  • Jika masih bermasalah, coba ganti RAM, cek apakah memang RAM yang bermasalah atau bukan. Jika memang RAM yang bermasalah, gantilah.

Dengan Cara Melakukan Pengecekan Pada Hardisk

Biasanya gagal booting yang disebabkan oleh hardisk akan menampilkan command “Disk Boot Failure….“ pada layar komputer. Jika memang hal tersebut terjadi pada komputer anda, anda bisa melakukan langkah berikut:

  • Periksa semua hub koneksi ke komputer anda, pastikan tidak ada DVD atau USB bootable yang terpasang pada komputer. Jika ada, lepaskan lalu coba restart komputer. Jika masih bermasalah lanjutkan langkah berikutnya. (Baca Juga: Fungsi Virtual Memory)
  • Matikan komputer, cabut semua kabel dari aliran listrik
  • Buka CPU, cek sambungan kabel data pada hardisk anda. Pastikan telah terpasang dengan benar.
  • Jika memang terpasang dengan benar, periksa kabel data, apakah ada yang rusak. Anda bisa mengeceknya dengan mencoba memasang kabel data lain (mengganti kabel data) (Baca Juga: Perbedaan Komputer Server dan Client)
  • Jika kabel data tidak bermasalah, maka bisa jadi Hardisk anda yang bermasalah. Hardisk bisa rusak karena usia atau karena benturan. Anda bisa mengeceknya dengan mencoba menghubungkan komputer anda dengan hardisk lain, atau menggubungkan hardisk anda dengan komputer lain.
  • Jika benar hardisk anda yang bermasalah, sebaiknya segera ganti hardisk

Melakukan Scaning Anti Virus pada Windows

Seperti yang saya bilang sebelumnya, Virus bisa membuat sistem rusak dan membuat booting jadi gagal.

Untuk mengatasinya, kita bisa menggunakan Antivirus yang biasa dipakai.

Caranya gimana? Mudah saja. Silakan masuk ke Safe Mode sama seperti sebelumnya. Buka Antivirus kemudian lakukan Full Scan disana. Antivirus sudah terpasang pada windows dan tinggal melakukan scaning, biasanya windows 10 sudah terdapat antivirus bawaanya yaitu Windows Defender.